Diperiksa KPK, Bupati Muarojambi Mengaku Ditanya soal Pengunduran Diri

Bukan melulu anggota DPRD provinsi saja yang dicek penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolda Jambi di area Thehok, Kota Jambi, Kamis 21 Maret 2019. Namun, mantan anggota DPRD provinsi Jambi tidak luput dari bidikan KPK.

Adalah mantan anggota DPRD Provinsi Jambi yang sekarang menjabat Bupati Muarojambi, Masnah Busro. Ia turut dicek dan seusai menjalani pemeriksaan menyatakan dicecar dua pertanyaan oleh penyidik.

“Saya ditanya soal pengunduran saya dari anggota DPRD Provinsi Jambi. Saya mundur September 2016,” ujarnya, Kamis (21/3/2019).

Selanjutnya, kata Masnah, penyidik KPK menanyakan berhubungan kenal atau tidaknya dengan anggota DPRD Jambi ketika ini. “Ya tersebut cuma, ya kenal lah sama mereka,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK telah memutuskan 12 anggota DPRD Jambi dan satu pihak swasta sebagai terduga baru dalam kasus sangkaan suap ketok palu ā€ˇpengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 yang menyeret mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulklifli.

Adapun 13 terduga baru itu yakni, Ketua DPRD Jambi, Cornelis Buston; Wakil Ketua DPRD Jambi, AR Syahbandar dan Chumaidi Ziadi; Ketua Fraksi Golkar, Sufardi Nurzain; Ketua Fraksi Restorasi, Nurani Cekman; serta Ketua Fraksi PKB, Tadjudin Hasan.

Selanjutnya, Ketua Fraksi PPP, Parlagutan Nasution; Ketua Fraksi Gerindra Muhamadiyah; Pimpinan Komisi III, Zainal Abidin; Anggota DPRD, Elhelwi; Gusrizal, Effendi Hatta, dan pihak swasta Joe Fandy Yoesman alias Asiang.